Postingan

Kemah Sastra Banyuwangi 2018 (DL: 18 Maret 2018)

Gambar
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi mengundang penyair-penyair Nusantara untuk datang ke Kabupaten Banyuwangi pada 28-29 April 2018 mendatang dalam kegiatan Kemah Sastra Nasional 2018. Pendukung Acara: Jawa Pos Radar Banyuwangi dan Dewan Kesenian Banyuwangi. Fasilitas: Akomodasi dan konsumsi selama acara berlangsung disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi (biaya transportasi dari daerah asal pergi-pulang di luar tanggungan panitia) untuk penyair yang karyanya lolos kurasi. Peserta dimukimkan di beberapa homestay Desa Adat Kemiren dan menikmati kuliner serta atraksi kesenian dan tradisi masyarakat Osing Banyuwangi. Untuk mengikuti cara ini harus melalui seleksi penerimaan karya puisi bebas kreatif, dan akan dibukukan dalam antologi berjudul Senyuman Lembah Ijen. Beberapa syarat dan ketentuan mengirim naskah, antara lain: Puisi diketik di komputer ukuran A4, jenis huruf Times New Roman ukuran 1...

Poetry Prairie Literature Journal Deadline 15 Maret 2018

Gambar
Poetry Prairie Literature Journal atau lebih ringkasnya bisa disebut Poetry Prairie Lite, membuka pengiriman karya puisi sebagai alternatif ruang kreasi para penulis puisi. Kali ini tema yang ditentukan adalah “Makanan & Manusia “. Ketentuan Puisi Puisi harus literer, menggugah hati dan bermakna. Kreatifitas, keunikan dan bentuk puisi dipersilakan untuk dikembangkan seluas-luasnya. Menggunakan Bahasa Indonesia, sesuai kaidah bahasa dan tanda baca yang tepat serta penulisan tidak boleh disingkat-singkat. Puisi adalah karya sendiri, bukan jiplakan, bukan terjemahan, belum pernah diterbitkan di media massa atau dibukukan (puisi yang pernah dipublikasikan di personal blog atau personal socmed dipersilakan untuk diikutsertakan). Puisi tidak sedang diikutsertakan dalam event lain dalam waktu bersamaan. Setiap puisi yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu sesuai kriteria yang kami cari. Cara Pengiriman Puisi bisa dikirim melalui email ke poetryprairie@ gmail.com ,...

Doa Penghantar Sukses

Gambar
       “Ida...,” teriakan itu yang setiap pagi melengking.   Pagi-pagi harus sudah bangun untuk pergi ke sekolah, ah, itu suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Jam setengah tujuh, itu sudah pagi menurutku. Akibatnya, semua harus serba terburu-buru. Dengan kekuatan super, Ibu harus mengayuh sepeda menuju sekolah. Melawan terik matahari, melewati sawah dan juga harus berhadapan dengan jalanan yang masih berbatu.  Hingga, naik ke tingkat sekolah dasar masih sering juga kebiasaan itu terulang. Tiada bosan dan henti-hentinya, Ibu selalu menasehati, “Besok bangunnya lebih awal, biar tidak kena marah Bapak atau Ibu guru di sekolah. Kalau bangunnya pagi, pertanda telah siap untuk menerima ilmu. ”  Setiap hari, setiap saat, selalu ada nasehat yang Ibu curahkan untukku. Tentang bangun pagi, cara makan, tugas pelajar, tugas anak ketika di rumah dan masih banyak lagi – yang Ibu tiada bosan untuk mengatakan ini yang boleh dilakuka...

Latih Anak “Cinta Rupiah” Sejak Dini

Gambar
             Sumber: https://ketikketik.com Bicara tentang rupiah, yang terbayang di benak kita adalah uang. Tapi bukan berarti mata duitan. Secara kodrati begitulah sewajarnya. Rupiah adalah nama mata uang Republik Indonesia, negara kita. Bentuk mata uang rupiah ada dua, logam dan kertas. Uang kertas, buat anak kecil lebih disukai ketimbang uang logam. Seorang guru di sekolah saya bercerita, anaknya kalau dikasih uang saku berupa uang logam pasti tidak mau, mintanya uang kertas. Alasannya, uang kertas lebih praktis dibawa. Uang logam katanya lebih berat. Pernah suatu ketika ada anak membeli barang di koperasi sekolah protes gara-gara kembaliannya tiga ratus rupiah dan tentu saja berbentuk uang logam. “Hah, apa, Bu, cuma tiga ratus rupiah?” komentarnya dengan ekspresi kecewa. Langsung dia berniat membuangnya. “Eh, kenapa mau dibuang? Mending dimasukkan celengan atau dikasihkan temanmu...

Lomba Puisi Deadline 15 Juli 2017

Gambar
Poetry Prairie Literature Journal Poetry Prairie Literature Journal atau lebih ringkasnya bisa disebut Poetry Prairie Lite, membuka pengiriman karya puisi sebagai alternatif ruang kreasi para penulis puisi. Kali ini tema yang ditentukan adalah “Pengampunan”.  Ketentuan Puisi – Puisi harus literer, menggugah hati dan bermakna. Kreatifitas, keunikan dan bentuk puisi dipersilakan untuk dikembangkan seluas-luasnya. – Menggunakan Bahasa Indonesia, sesuai kaidah bahasa dan tanda baca yang tepat serta penulisan tidak boleh disingkat-singkat. – Puisi adalah karya sendiri, bukan jiplakan, bukan terjemahan, belum pernah diterbitkan di media massa atau dibukukan (puisi yang pernah dipublikasikan di personal blog atau personal socmed dipersilakan untuk diikutsertakan). – Puisi tidak sedang diikutsertakan dalam event lain dalam waktu bersamaan. – Setiap puisi yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu sesuai kriteria yang kami cari. Cara Pengiriman – Pui...

Review 16 : SUARAKAN AMARAH

Gambar
Judul buku : Amarah Penulis    : Para Penulis Lembaga Bhinneka Cetakan : 1, Januari 2013 ISBN      : 978-979-22-9205-3 Penerbit   : GLITZY Book Isi Buku   : x + 182 hlm.             Setiap manusia dikarunia akal dan pikiran. Namun, cara menggunakannya berbeda. Dalam antologi cerpen dan puisi ini, pengarang dan penyair ingin melampiaskan kemarahannya dengan cara yang ramah. Mereka ingin berkoar-koar tanpa harus bakar-bakar. Inilah cara mewujudkan amarah yang tidak bisa dibendung lagi oleh akal pikiran manusia.             Sandza, dalam cerpennya yang berjudul Benalu, dia menceritakan bahwa tumbuhan yang biasanya disebut Benalu juga bisa memberontak. Benalu adalah sosok yang dibenci oleh pohon mangga, pohon apel, bunga mawar, bunga anggrek dan pohon-pohon lainnya. Namun, sesungguhnya benalu lebih hebat dari pada po...

Review 15 : KASIH BUNDA TIADA HENTI

Gambar
Judul buku : Moga Bunda Disayang Allah Penulis     : Tere-Liye Cetakan   : 13, Maret 2012 ISBN      : 978979321079-7 Penerbit    : Republika Isi Buku    : vi + 306 hlm.; 20.5 x 13.5 cm             Anak-anak adalah pelengkap yang senantiasa dinantikan kehadirannya. Seperti apapun mereka dan bagaimanapun keadaannya. Terbukti, orang setelah menikah ditanyain sudah hamil belum? Atau yang sudah lama menikah akan ditanyai sudah berapa anaknya. Sosok si mungil dengan segala kelincahannya dinanti oleh perindu keceriaan di muka bumi ini.             Dalam novel ini menceritakan tentang Melati. Yang berperan menjadi tokoh utama dalam novel ini. Ibu melati memimpikan kehadiran Melati dengan sosoknya yang lain. Menghidangkan segelas jeruk panas spesial buatan Melati. Setelah mata terbuka yang terlihat hany...